Beranda > .freak think/g(s) > open atau oven?

open atau oven?

bigopen2.jpgSuatu ketika terdapat seorang lelaki yang berkelana ke kota besar dengan tujuan untuk memperbaiki kondisi ekonominya, karena di desa asalnya yang bisa dibilang cukup terpencil dia hanya bekerja sebagai pembuat kue yang pada kenyataannya tidak laku.

Pada saat dia sampai ke kota tersebut, dia melihat sebuah tulisan di depan pintu restoran mewah yang bertuliskan ”OPEN”. Lalu dia berbicara dalam hatinya, ”Wah,besar sekali open (alat pemanggang kue) itu”.

Beberapa saat kemudian ada seorang turis asing yang kelihatannya berasal dari Inggris turun dari taxi dan langsung menuju ke pintu restoran tersebut. Secara spontan lelaki dari desa itu mencegah si bule agar tidak memasuki restoran itu dengan berkata, ”He,jangan masuk ke sana. Berbahaya!” Tentu saja ocehan lelaki itu tidak dianggap oleh si bule yang dikiranya lelaki itu adalah orang gila. Dan si bule tetap masuk ke resotan itu.

Tidak lama kemudian keluarlah seorang lelaki negro dari restoran itu dan lelaki dari desa itu berbicara kepada orang negro tersebut. Katanya, ”Apa saya bilang, jangan masuk ke sana. Rasain lu gosong sekarang…”

  1. evelyn pratiwi yusuf
    6 September 2007 pukul 9:34 am

    Hahahaha lucu….

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: