Beranda > .freak think/g(s), .myBlog > lagu “Rasa Sayange” menjadi milik Malaysia???

lagu “Rasa Sayange” menjadi milik Malaysia???

250px-flag_of_indonesiasvg.pngrasa sayange… rasa sayang sayange…

hee… lihat dari jauh

rasa sayang sayange…

ada yang tahu itu lirik lagu apa? ya benar… itu adalah secuplik lirik dari sebuah lagu yang berjudul rasa sayang yang sejak kita belum lahir, lagu itu sudah berkumandang di seantero Indonesia.
Tidak ada badai tidak ada topan eeh, tiba2 saja ada kabar yang cukup mengagetkan. Tak disangka tak dinyana ternyata Malaysia sudah mulai bersiap untuk meng-klaim bahwa lagu rasa sayange merupakan lagu milik mereka(Malaysia), yang isunya akan digunakan sebagai lagu dari Malaysia Tourism Board mereka.
Memang pada faktanya tidak diketahui siapa pencipta lagu tersebut a.k.a Anonymous, tapi apa brarti negara lain bisa seenaknya merebut sesuatu yang mungkin secara tidak langsung telah menjadi milik negara tercinta Indonesia.
Mengutip perkataan dari penyanyi senior Andre Hehanusa “Kenapa Indonesia selalu terlambat” membuktikan juga bahwa negara tercinta Indonesia kurang tanggap terhadap segala sesuatu yang sebenarnya “penting” bagi bangsa(yang dipentingkan adalah perut sendiri dan kenyamanan individu, misal: renovasi gedung DPR yang dikabarkan mencapai 40miliar). UNTUK APA? PENTING? PERLU? HARUS? BERMANFAAT? BERFAEDAH?
Hal ini juga telah diprediksi oleh seorang pakar hukum(kalo tidak salah inget hehehe…), kalau lagu rasa sayange tersebut akan jatuh ke tangan Malaysia.

Bagaimana ini bisa terjadi?

Akankah hal seperti ini harus terulang pada aspek2 kehidupan yang lainnya?

Apa kata dunia?

  1. einfatuations
    3 Oktober 2007 pukul 2:01 pm

    Maybe Indonesia think that traditional song is not important than another things.
    Why?
    Because they can’t corruption and traditional song doesn’t bring benefit for goverment.
    Am i right darling?

  2. 4 Oktober 2007 pukul 2:52 am

    Malaysia emang brengsek banget, ga cuma lagu.. tapi bbrp hasil budaya kita sudah dipatenkan oleh mereka. Spt sate, rendang, angklung.. sudah dimasukkan dalam promo pariwisata malay. Berani2nya mereka menyatakan diri sbg The Truly Asia ? Lebih cocok The Truly Plagiator !

  3. 4 Oktober 2007 pukul 8:32 am

    @einfatuations:”government” nyak, bukan goverment hehehehehehehe…🙂
    @Jiewa: yup,betul sekali. emang gak tau diri mereka. wah gawat nih, jangan2 iga penyet leko juga bakan masuk daftar klaim mereka. hihihihihi…😉

  4. 7 Oktober 2007 pukul 8:11 am

    u sure einfatuations,,we are big country,,if u say that u wrong,,bitch…
    kami menjungjung tinggi kebudayaan kami hanya saja negara anda yang “NGELEYET”
    tak punya inovasi
    tak punya asal usul
    tak punya harga diri
    MALAYSIA like dirt country
    musuh dalam selimut
    serumpun tapi tak akur

    MALAYSIA VS INDONESIA

    jika anda siap bertempur kami siap,,jika anda terus MENCURI hak kami kami siap merebut kembali
    CAMKAN ITU MALAY

  5. Ade_Sudarma
    7 Oktober 2007 pukul 5:50 pm

    kalo lihat comment2nya orang malaysia, mulai dari kasus ambalat sampe masalah lagu… ujung2nya selalu “benar atau salah tetep bela negaraku”… dasar chauvinis, dah susah kalo debat sama orang2 kyk gitu…

  6. juda
    8 Oktober 2007 pukul 6:51 am

    saya mau ikut megomentari lagu”rasa sayange/hey”.
    pertama perkenalkan,saya adalah salah seorang mahasiswa jurusan seni musik,dan saya sedang menyusun tugas akhir.selain belajar alat musik,saya juga mempelajari bermacam-macam mata kuliah musik seperti :komposisi,aransement dan semua materi tetang musik.Saya juga sering terlibat dalam pembuatan lagu dengan beberapa musisi.saya juga mengajar di beberapa tempat kursus musik di jakarta.

    kita melihat permasalahan ini sudah semakin memanas.banyak orang berkomentar hanya berdasarkan “panas hati”dan “rasa cinta negri”.di sini saya coba memberikan komentar yang ilmiah.

    beberapa hari saya mempelajari lagu itu.saya coba membongkar “isi/materi” yang terkandung di dalam lagu tersebut.saya mempelajari komposisi dan aransemen-nya.sebagai mahasiswa seni,urusan komposisi dan aransement sudah merupakan “makanan” pokok
    .kita wajib memahami kedua unsur itu di dalam pembuatan lagu.
    lagu rasa sayange mempunayai”nada dasar major”.tangga nada ‘pentatonik juga terdapat dalam lagu ini.tangga nada pentatonik merupakan tangga nada yang lazim di pakai dalam musik-musik daerah di indonesia,kususnya jawa dan indonesia timur.
    mungkin malaysia masih serumpun dengan indonesia.tetapi perlu kita ketahui,malaysia terletak berdekatan dengan indonesia sebelah barat(minang).sedangkan lagu-lagu daerah berirama minang jarang yang mamakai skala tangga nada pentatonik.lagu berirama melayu banyak menggunakan skala tangga nada “minor”.jadi kemungkinan besar lagu “rasa sayange” berasal “bukan” dari barat.atau dengan kata lain bukan lagu berirama “melayu”.
    kita bisa melihat dari lagu-lagu malaysia.pencipta lagu-pencipta lagu malaysia kebanyakan menggunakan skala tangga nada “minor”.
    kita bisa ambil contoh:isabela(search),suci dalam debu dll.aransemen dan komposisi di dalam lagu-lagu ini berbeda dengan komposisi yang terdapat di lagu-lagu indonesia yang cenderung menggunakan tangga nada “major”.
    kalau kita melihat dari segi “lyric” lagu.lyric lagu sangat mudah untuk di “rubah”.beda lyric mungkin bisa beda arti.tetapi aransement lagu yang di rubah akan membuat suatu lagu “hilang”.kami musisi sering “merilis” ulang lagu orang.mungkin kami bisa merubah lyricnya.tapi pada saat kita merubah aransementnya,maka lagu tersebut juga akan “kehilangan keaslianya”.jadi orang mungkin tidak akan tau keaslian lagu gubahan kita tersebut.
    tetapi dalam kasus ini,aransement lagu “rasa sayange”masih utuh belum di rubah.hanya beberapa lyrick saja yang telah di rubah.dengan kondisi ini,orang akan dapat dengan jelas melihat dan mendengar “keaslian” lagu rasa sayange.
    mungkin orang malaysia boleh bersikeras bahwa itu adalah lagu mereka.mungkin mereka hanya melihat dari segi lyric yang telah dirubah.tetapi hal itu tidak akan terjadi bila mereka mau dan “MAMPU” menguraikan unsur yang terkandung di dalam lagu tersebut(sesuai dengan yang saya paparkan di atas).

    kita orang indonesia mungkin hanya bisa berkomentar saja.karena kita tidak mempunyai bukti yang tepat.kita juga hanya mengklaim lagu itu,karena sering kita nyanyikan.hanya sedikit lagu daerah yang mempunyai royalty.tetapi bila kita (musisi malaysia-indonesia) mau berdiskusi dan coba mempelajari lagu tersebut maka kita akan bisa mengetahui lagu “rasa sayange/hey” milik siapa.

  7. 9 Oktober 2007 pukul 4:57 am

    @indoholick: maaf ya indoholick. anda mengatakan kalau Malaysia menjunjung tinggi kebudayaan. lalau mengapa anda harus berkata-kata kotor seperti “bitch” di atas?
    kalau memang anda dan negara anda menganggap lagu “rasa sayange” sebagai lagu aseli Malaysia,buktikan. jangan hanya asal klaim,tapi ujung-ujungnya merugikan saudara sendiri.

    @Ade_Sudarma: ya kalo sudah susah diajak omong ya mending ga usah omong sekalian,biarin aja. buang2 tenaga. hehehehehehe…😉

    @juda: weleh,susah bener bahasanya. hihihi… maklum bukan orang seni. mengutip perkataan dari penyanyi senior kita Andre Hehanusa “kalau melihat dari kata2nya, lirik lagu rasa sayange kurang lebih berasal dari daerah Ambon”.

  8. shadow
    9 Oktober 2007 pukul 5:13 am

    Malaysia harus diberi pelajaran

    bahwa kita bukan bangsa lemah

    yang hanya bisa mengirim Babu-Babu bagi mereka

    kita tegak sejak dulu

    sejak Sriwijaya dan Majapahit berdiri

    Seharusnya saat itu kita hancurkan saja ras mereka

    ras yang sok menyebut kita saudara

    Saudara tak pernah seperti itu

    Mereka adalah musuh!!

    Jangan pernah sebut kami saudara serumpun lagi!!!

    Kita berbeda

    Suatu saat mereka akan melihat

    Bangsa ini…

    Lebih dari apa yang pernah mereka bayangkan…

  9. 9 Oktober 2007 pukul 6:15 am

    @shadow: wah,ya bener juga sih. Tapi jangan sampe segitu parahnya. Bagaimanapun juga, kejahatan tidak akan pernah bisa diselesaikan dengan kekerasan pula. sabar, tekun, dan terus berusaha untuk maju bisa menjadi modal yang sangat besar untuk mencapai cita2 kita bersama.

  10. Fanatik Indonesia
    11 Oktober 2007 pukul 4:05 am

    Jiewa, Malingsi bukan Truly Plagiator, tapi Truly Rampok

  11. 11 Oktober 2007 pukul 5:11 am

    @Fanatik Indonesia: sudah…sudah…marah boleh, tapi hati harus tetep dingin bro. OK.😉

  12. ndowoh
    12 Oktober 2007 pukul 7:37 am

    Rasa Sayange milik Indonesia, baca:
    http://www.kompas.com/ver1/Hiburan/0710/09/162051.htm

  13. 12 Oktober 2007 pukul 3:02 pm

    @ndowoh: wah, kalo fakta itu memang bisa dijadikan sebagai pegangan yang kuat (bukti) ya brarti kita bisa sedikit berlega hati ya kan. hehehehe…🙂 Ya semoga apa yang menjadi miliki kita tetap menjadi milik kita. Ca yo…

  14. 23 November 2007 pukul 3:56 pm

    Aku 3.5 th kerja di malaysia, aku lihat disana media setiap hari selalu menampilkan kolom yang berisi komentar tentang indonesia, mulai masalah reformasi lah, waktu Presiden Abdurrahm Wahid dengan pose setengah ngantuk dalam Sidang, bisa aku simpulkan setiap hari semuanya sinis. Jadi tak keget mereka bikin masalah lagu Rasa Sayange. Padahal di media kita gak pernah ada kolom khusu yang membahas tentang malaysia seperti itu, kecuali ada kejadian penting seperti kegiatan PM Malaysia, atau ada kecelakaan pesawat misalnya. Kayaknya koran disana gak bisa laku keras kalo gak ada komentar yang sinis tentang kita. Kenapa musisi Malaysia seperti nggak percaya diri, padahal kemampuan mereka sebenarnya bagus juga dalam aranger sebuah lagu, cuma mereka kurang berani inovasi progressive dalam bermusik. Mereka terlalu terpaku dengan lagu melayu yang mendayu seperti itu. Hai musisi Malaysia! bicara dong!

  15. 24 November 2007 pukul 1:25 am

    @fariz: hmm… masak iya Indonesia sampe jadi fokus perhatian di media massa Malay? Wah… kalo emang bener spt itu brarti bisa dijadikan salah satu sarana promosi gratis donk… HAHAHAHAHA…😆 *becanda doank!*

  16. aryo wielandono
    1 Desember 2007 pukul 12:20 pm

    malaysia maling asia…….

    dasart katro….. wong ndeso…..

    orang malaysia pan jelek2…… cakepan orang kampung indonesia dehc,,,,,

    malaysi is bitchi……

    ]brenksek….. setan alas……

    untuk orang malaysia……

  17. 2 Desember 2007 pukul 4:22 am

    @aryo wielandono: wahduh… marah sih boleh, benci sih boleh, tapi rasanya gak perlu sampe sekeras itu dalam melontarkan hinaan. Bagaimanapun juga kita semua adalah manusia yang tak pernah luput dari dosa. Marilah kita saling bersalaman dan berpengertian satu sama lain *semoga saja dibaca juga oleh saudara kita yang tinggal di seberang* peace yo all!!😉

  18. 16 Januari 2008 pukul 4:04 am

    saya sebagai orang indonesia sebetulnya malu karena adanya masalah seperti ini, yang jelas kita itu harus mencintai budaya,adat,lagu,dan lain sebagai nya, jangan madah terpengaruh oleh adat budaya dari luar,karena di negara kita INDONESIA merupakan suatu negara yang mempunyai bernacam macam suku, mungkin negara yang paling banyak budayanya,setuju !, jadi kalau kita mencintai budaya kita otomatis kita tidak akn terpengaruh kepeda budaya dari luar, kita harus melestarikan budaya kita, saya orang jawa, berarti saya harus melestarikan budaya saya, bagaimana prilaku kita terhadap budaya lainnya,misalnya suku batak, nah di sini lah uniknya INDONESIA kita, di mana pun kita tinggal pasti ada suku yang lain,, setuju !, nah kalau budaya kita di tiru atau di ambil, ya kita justru merasa senang donk, kenapa kita harus ribut, karena itu bukan khas INDONESIA , setuju !, lagu kita bukan di ambil oleh negara malaysia, tapi mereka melestarikan budaya kita, kenapa mereka bisa mengatakn lagu rasa sayange itu lagu mereka, karena dunia belum mengenal budaya budaya INDONESIA, mungkin negara negara lain hanya mengenal BALI,siapa yang tidak tau BALI coba, karena BALI memperkenal kan pada dunia bahwa pulau mereka adalah pulau yang paling indah,terdapat budaya,dan lain sebagainya, nah kalau BALI sudah terkenal takan ada yang akan meniru budaya, adat mereka, maka dari itu cintai lah adat budaya kita , lestarikan lah budaya kita ,cintai lah budaya kita,agar dunia tau bahwa INDONESIA adalah negara yang memiliki adat budaya yang beraneka ragam, hidup INDONESIA………….berjaya lah terus INDONESIA…………..aku bangga lahir di tanah INDONESIA………….., aku cinta INDONESIA…………….INDONESIA

  19. 19 Januari 2008 pukul 1:03 am

    @EAKA GP: YA… mari kita doakan bangsa ini supaya bisa terus maju, bisa menjadi bangsa yang MERDEKA, dan bisa menjadi bangsa yang DEWASA. AMIN…

  20. 3 Juli 2009 pukul 7:13 pm

    mau nanya dumz…
    BUKTI kalau lagu rasa sayange milik Indonesia apa ya kak??
    hehe..
    dapet tugas dari sekolah.. T.T
    bantu iia ka.. plizs… =)

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: