Ayat-ayat Cinta

Yang aku tau, film “Ayat-ayat Cinta” merupakan hasil adaptasi dari novel yang berjudul sama pula. Awalnya sama sekali gak pengen nonton film ini, apalagi ini film Indonesia (bukan brarti gak cinta Indonesia lho ya hehehehe…). Tapi karena kehabisan tiket untuk nonton 10.000BC, jadinya ya “Ayat-ayat Cinta” jadi second choice.

Bagus? Ya. Keren? Ya. Lucu? Ya. Menarik? Ya.
Inti dari film ini sebearnya bercerita mengenai ketulusan dan keikhlasan dalam hidup. Tapi yang paling bikin aku interested dengan film ini adalah bahwa POLIGAMI dalam islam tetap diperbolahkan, dengan syarat sang Lelaki tidak hanya harus bisa bersikap adil terhadap istri2nya, tapi yang paling penting adalah juga mampu mengakrabkan, menyatukan istri2nya yang berbeda baik itu sifat, kebiasaan, dan kepribadiannya. Mengutip dari kalimat yang diucapkan di film itu “Satu istri saja kadang masih merasa tidak adil, apalagi dua?!”Lalu bagaimana menurut teman2 tentang polemik dari pologami? wkwkwkwk…

Bagaimana juga menurut kalian tentang “Ayat-ayat Cinta” ?

Maju terus perfilman Indoneisa

  1. 10 Maret 2008 pukul 8:37 am

    banyak yang bilang ini film bagus hahaha. cuma yah gitu, film indo selain tora dan nirina, g enggaknonton di bioskop, jadi nunggu DVD nya aja hahaha

  2. 10 Maret 2008 pukul 2:04 pm
  3. 10 Maret 2008 pukul 6:31 pm

    iyah, soul ikhlas dan sabar ditonjolkan dalam filmnya betul2 ngena..
    kalo poligami saya tetap setuju bahwa dibolehkan tetapi bisa adil dan istri pertama menyetujui😀

  4. hmcahyo
  5. 11 Maret 2008 pukul 9:20 am

    aku blom nonton sih. tapi pas nungguin temen yg nonton AAC.. u know what, yg keluar dr studio pada nangis bombay.. astaga.. sedahsyat itukah ?

  6. 11 Maret 2008 pukul 2:00 pm

    soal poligami menurutku itu sih terserah yang menjalani, tapi aku ga yakin ada perempuan yang 100% rela dipoligami, pasti ada sakit hatinya. dan poligami pasti berawal dari selingkuh, iya dong, kalo ga pake acara taksir2an masa langsung pengen merit lagi? jadi, kalau suaminya tetap nekad poligami, ya sebenernya dia sedang menyakiti hati istrinya. tapi sekali lagi, terserah aja deh, kalo mereka asik2 aja berpoligami ya ga apa2.
    kalo aku sendiri, ya no way lah!

  7. 12 Maret 2008 pukul 2:29 pm

    Kalo aku, huh siapa yang mau di madu, ngga lah yaw klo poligami. Secara aku orangnya maruk dan serakah, maunya semua punya aku hohohoho ^o^

  8. syafiq
    13 Maret 2008 pukul 2:01 am

    JANGAN MELIHAT FILM AYAT AYAT CINTA DARI SISI POLIGAMINYA……KALAU KITA SUDAH BACA NOVELNYA, POLIGAMI HANYA SEBAGIAN KECIL DARI KESELURUHAN CERITA,YANG BISA KITA AMBIL DARI FILM DAN NOVELNYA ADALAH,SIKAP IKHLAS KITA UNTUK BISA MENERIMA APA YANG ALLAH KASIH DAN ALLAH UJI UNTUK KITA, JANGAN PERNAH BERPRASANGKA BURUK SAMA ALLAH,SIKAP SABAR YANG TIDAK BOLEH ADA BATASNYA,SERTA SIKAP BAKTI ANAK TERHADAP ORANG TUA,SERTA SIKAP SETIANYA SEORANG SUAMI TERHADAP ISTRI YANG TIDAK MAU BERPOLIGAMI JIKA BUKAN KARENA DI DESAK OLEH SANG ISTRI KARENA UNTUK MEYELAMATKAN SANG SUAMI SERTA KELUARGANYA,SIKAP IKHLAS DAN SABAR SEORANG ISTRI YANG MERELAKAN SUAMI TERCINTA UNTUK MENIKAH DENGAN WANITA YANG BISA MEYELAMATKAN SUAMINYA,DAN SIKAP SEORANG PRIA YANG PEDULI TERHADAP WANITA……..

  9. 13 Maret 2008 pukul 4:35 am

    tetep nonton 10,000 BC lho yaa…
    untuk ndapetin 1 cewek aja hrs mbunuh satu ekor gajah purba raksasa (Mannak / mammoth)
    bayangin pasti dia ga ada niatan poligami, ato udah mati dulu di injak gajah sebelum ndapetin istri ke 2 hehehe

  10. 16 Maret 2008 pukul 9:17 am

    @All: hahahaha… buat yang sudah nonton, brarti seep… keren juga kan film ini😉
    Buat yang blom nonton, kayaknya ini termasuk salah satu film Indonesia yang layak tonton:mrgreen:

  11. rio
    22 Maret 2008 pukul 11:55 pm

    menurut gw sih salah satu film indonesia yg bagus….
    yang masih gak puas klo cm d tonton satu kali d bioskop🙂

  12. 25 Maret 2008 pukul 3:49 pm

    kalo nggak film setan,poligami,ntar poliandri..kekekek

  13. 1 April 2008 pukul 4:17 am

    yah itu kan isu sensitif bgt di sini. mau ngomong poligami ga bisa dipisahin dengan agama, ya jadi bingung.. rata” yang berpendapat bahwa pologami itu boleh kan karena ada hubungannya dengan ajaran agama tertentu. tapi coba kalau punya pendapat pribadi, siapa yang mau dipoligami/poliandri?

  14. 11 April 2008 pukul 6:28 pm

    wah, kancoet tetap kancoet, wakakakakak
    lama ga dengar kabar acel.

    ayat-ayat cinta…. film yang tidak layak tonton… bikin aku tidur

  15. 19 April 2008 pukul 5:44 pm

    say, kenapa sih blog loe ga dikasih shoutcast? kalo mampir2, harus nyepam artikelmu baru bisa kebaca, hua2… salam… sedang SAFARI-an nih gw :p

  16. 28 April 2008 pukul 11:55 am

    kok gak diapdeit bos? atau jangan-jangan pindah blog?

    oiya, salamkenal ya bos!

  17. 3 Mei 2008 pukul 1:41 am

    @ndop: hahaha… maap ndopyangkonyol, ak lagi sibuk banget nih, ngerjain magang, TA, pas kebetulan ada proyek juga. Jadi kalo pulang malem, capek, trus bobok. hihihihihi…😉

  18. 3 Mei 2008 pukul 7:09 am

    sudah saya link di bloglines.com sejak dari dolo ternyata… hehehe…

  1. 5 Mei 2008 pukul 5:37 pm
  2. 8 September 2009 pukul 12:52 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: